Heboh..!! Fakta Miris Geng Motor Dengan Video Yang Beredar



Beberapa hari ini dunia maya khususnya FB dihebohkan oleh berita tentang serangan Gengster yang berulah di Jakarta, diantaranya yang di Lenteng Agung. Lha satu sisi polisi mengatakan itu hoax sementara di sisi lain, beredar luas vidio serangan kelompok pemotor ini, atau geng motor, atau gengster. Terlihat banyak sekali kejadian yang dishare, baik saat mereka melakukan serangan, maupun saat mereka sudah tertangkap oleh warga. Mereka pada ada bawa senjata gan, ngeri kan.
Sayangnya  kronologis kejadian, waktu kejadian, dan tempat kejadian tidak bias ditelusuri secara jelas. Jadi apakah foto-foto dan vidio ini bener terjadi misalkan di Lenteng Agung yang kabarnya terjadi 22 Mei lalu, atau kejadian di tempat lain dan di waktu lain? Semuanya belum bisa dipastikan. Nah itu dia belum bisa menarik kesimpulan gan, makanya belum berani mengatakan ini real, atau hoax. Masalahnya kan sering gan, foto dalam peristiwa A, dikatakan foto dalam peristiwa B, untuk menyebar berita Hoax.

baca juga: Mau Cantik?
Sementara itu Kapolsek Limo, Depok Kompol Imran Gultom menanggapi halini menyatakanbahwa jajarannya akan meningkatkan razia menyambut bulan puasa dan antisipasi aksi kejahatan jalanan, tawuran dan serbuan informasi bohong alias hoax terkait kejahatan geng motor. Nah, ini, Polisi menyatakan ini bisa jadi berita Hoax,tapipolisi meningkatkan razia, jadi ada kemungkinan ini berita benar, tapi agar masyarakat tidak resah, ini dikatakan hoax.
Nah razia sendiri memang kabarnya dilakukan di malam hari ini sesuai perintah Kapolresta Depok Kombes Herry Heriawan untuk tiap wilayah, misalnya razia dilakukan di titik rawan seperti :
1.Daerah perbatasan Jakarta seperti Gandul,
2.Pangkalan Jati,
3.Jalan Lereng perbatasan sama Tangerang Selataan.baca selanjutnya

Comments

Popular posts from this blog

Kumpulan Meme 'Bulan Puasa' yang Bakal Bikin Kamu Baper Abiss!!

Gadis Ini Berani Bayar 5 Jutaan Bagi Lelaki yang Sanggup Menghamilinya, Syaratnya?

Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak tegas Pelaku Persekusi