Aksi 96 Akan Bentuk Tim Penjemput HRS
, Jakarta: Presidium alumni bela Islam 212 kembali menggelar aksi bertajuk bela ulama 96. Aksi yang digelar di depan masjid Istiqlal ini akan menyampaikan empat hal, salah satunya membentuk tim penjemput Habieb Riziq.
"Kita sampaikan akan me-launching panitia nasional penjemputan Rizieq," ujar Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo di Jakarta Pusat, Jumat 9 Juni 2017.
Ansufri menambahkan, anggota panitia nasional ini dari berbagai daerah untuk melindungi Rizieq dari jeratan hukum. Menurut Ansufri, Rizieq tidak layak dikriminalisasi.
Hal ini memang menjadi tujuan utama aksi 96, yaitu membela ulama yang dikriminalisasi. Utamanya adalah Rizieq Shihab yang dijadikan tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
baca; 15 Fhoto Cantik Bupati Talaud Bikin Kamu Melongo
Selain kedua hal di atas, agenda lain dalam aksi 96 adalah alumni 212 menunggu rekomendasi dari Komnas HAM untuk diproses ke langkah berikutnya.
Sementara agenda keempat adalah meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk menghentikan semua kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis dengan memerintahkan dikeluarkannya Surat Penghentian Penyidikan Sementara (SP3).
"Kita akan bersatu kembali, jangan sampai ada kegaduhan kembali," kata Ansufri.
Aksi bela ulama 96 sendiri diawali dengan salat Jumat berjamaah diikuti orasi di depan Masjid Istiqlal. Massa berkumpul untuk buka puasa bersama dan Salat Tarawih.
sumber;Metrotvnews.com 10/6/2017
"Kita sampaikan akan me-launching panitia nasional penjemputan Rizieq," ujar Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo di Jakarta Pusat, Jumat 9 Juni 2017.
Ansufri menambahkan, anggota panitia nasional ini dari berbagai daerah untuk melindungi Rizieq dari jeratan hukum. Menurut Ansufri, Rizieq tidak layak dikriminalisasi.
Hal ini memang menjadi tujuan utama aksi 96, yaitu membela ulama yang dikriminalisasi. Utamanya adalah Rizieq Shihab yang dijadikan tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
baca; 15 Fhoto Cantik Bupati Talaud Bikin Kamu Melongo
Selain kedua hal di atas, agenda lain dalam aksi 96 adalah alumni 212 menunggu rekomendasi dari Komnas HAM untuk diproses ke langkah berikutnya.
Sementara agenda keempat adalah meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk menghentikan semua kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis dengan memerintahkan dikeluarkannya Surat Penghentian Penyidikan Sementara (SP3).
"Kita akan bersatu kembali, jangan sampai ada kegaduhan kembali," kata Ansufri.
Aksi bela ulama 96 sendiri diawali dengan salat Jumat berjamaah diikuti orasi di depan Masjid Istiqlal. Massa berkumpul untuk buka puasa bersama dan Salat Tarawih.
sumber;Metrotvnews.com 10/6/2017

Comments
Post a Comment